SEJARAH

Sejak tahun 1970- an sudah berdiri suatu wadah/organisasi wanita yang bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan & keagamaan guna menampung aspirasi & kreatifitas, diawali dengan berdirinya organisasi wanita yang bersifat lokal secara sporadis di sebagian wilayah Indonesia dengan nama yang berbeda-beda.

Seperti pada tahun 1979 telah terbentuk Persatuan Wanita Suka Duka Hindu Dharma (PWSHD) DKI Jakarta diketuai Ny. Cokorda Raka Sukawati. Di Nusa Tenggara Barat pada tahun 1987, juga terbentuk Persatuan Wanita Hindu Dharma (Purwahadi) diketuai Ny. Dyah Tantri Dangin. Tahun 1988 di Bali berdiri organisasi wanita Hindu bersekala nasional berpusat di Denpasar Bali, penandatanganan AD/ART tanggal 12 Pebruari 1988 oleh Ketua Umumnya Ny. I Gusti Ngurah Pinda dan Sekretaris Umum Ny. I Gusti Ketut Adia Wiratmaja, kurun waktu 1988 – 2000 Pengurus Pusat WHDI berkedudukan di Bali. September tahun 2001 diselenggarakan Munas I di Jakarta terpilih ketua Umum Ny. I Gusti Ayu Sutiti Putera Astaman, Sekretaris Umum Ny. Dra. Ketut Suratmini, MBA. Pada Oktober tahun 2006 diselenggarakan Munas II terpilih Ketua Umum Ny. Ir. Rataya B. Kentjanawathy Suwisma, Sekretaris jenderal Ny. Wikanthi Yogie, S.Ag.

Pada periode kepengurusan ini meneruskan usaha melengkapi legalitas organisasi, subyek hukum yang sahdan wajib pajak. Tanggal 4 April 2007 Pengurus Pusat WHDI mendaftarkan organisasi ke Direktorat Jenderal Kesatuan bangsa dan Politik Kementerian Dalam Negeri RI. Pendaftaran diterima setelah dilakukan verifikasi pada tanggal 18 April 2007. Hari yang sama 18 April 2007, Anggaran dasar dan Anggaran Rumah tangga WHDI dikukuhkan melalui Akte Notaris Ni Nyoman Rai Sumawati, SH. dan mendaftarkan ke Departemen hukum dan HAM. Pada tanggal 20 April 2007 WHDI resmi diterima sebagai anggota ke 80 Kongres Wanita Indonesia ( Kowani ). Kemudian pada Mei tahun 2009 diselenggarakan Rakernas I WHDI di Denpasar Bali. Hari Ulang Tahun/Hari Jadi WHDI tanggal 12 Pebruari. Dan pada masa kepengurusan ini pula, WHDI telah terbentuk di 31 provinsi di seluruh Indonesia.

Berikut pembacaan sejarah Wanita Hindu Dharma Indonesia pada peringatan Hari Ulang Tahun WHDI ke 33 Tahun 2021